Jumat, 23 Juli 2010

masih ada , bahkan masih banyak

Bonjour! first posting blog yang saya dedikasikan untuk Flexi safety road, yang mudah-mudahan berguna baik untuk para pembaca kalangan muda maupun siapa saja yang membacanya
Duh repot juga ya? kalau kita membicarakan keselamatan, jangankan untuk memperingatkan orang lain, diri sendiri mungkin juga belum tentu bisa disiplin dengan aturan aturan yang diterapkan masih saja bisa dilanggar,
oke deh.. mumpung kita masih berjiwa muda dengan kewaspadaan di jalan untuk tidak membahayakan diri sendiri kita harus sadar betul dan mengindahkan aturan lalu litas agar sampai di tujuan dengan baik juga selamat :)
pernah sekali, atau sering kita menjumpai pengendara motor bahkan mobil yang tidak konsentrasi penuh di jalan, akibat banyak faktor diantaranya seperti pada contoh gambar berikut :


contoh tersebut sudah merupakan pelanggaran aturan lalu lintas di jalan, bisa mengancam keselamatan baik keselamatan si pengandara motor, dan orang-orang yang ada di sekitar.
pengendara motor, mengunakan telepon genggamnya di tengah-tengah jalan, si sang pengendara motor itu membuat resah orang di dekatnya seperti terlihat pada gambar,
mobil yang mengangkut penumpang , pasti sedang mengejar setoran, dia butuh tenaga ekstra untuk bergerak cepat sedangkan pengendara motor didepannya santai, bahakan tidak peduli apa yang dia lakukan itu membuat rugi orang lain
jangan ditiru ya..kawan-kawan, walaupun mungkin kalian sedang dalam waktu yang terdesak sehingga tidak memperdulikan keselamatan jiwa kalian,

kadang, saya juga pernah mengalami suatu kejadian yang membuat saya kesal,
saat itu saya baru saja pulang sekolah, saya ingin menyebrang tiba-tiba dari kejauhan ada motor yang hampir menabrak saya, saat itu juga si pengendara berhenti lalu memaki-maki saya, padahal dia sedang berkendara sambil memakai headset di telinganya , dan nampaknya sedang menerima panggilan,
sontak saya marah padahal saya sudah melihat situasi kondisi dimana disaat yang bersamaan jalan raya itu sudah sepi, makanya saya bersiap untuk menyebrangi jalan itu, dia mengatakan "tau apa kamu pelajar? kalau jalan lihat kiri kanan dong, ada motor malah menyebrang, gak lihat apa saya sedang buru-buru?"
saya tambah kesal! siapa yang tau kalau dia sedang buru-buru? siapa yang peduli juga dengan urusan pribadinya? lantas sekarang yang harusnya memperhatikan jalanan siapa? apa dia tidak malu dengan saya, yang justru karna saya pelajar, tentu saya di ajarkan cara menyebrang dengan baik dan benar !, lantas jangan menilai karna dia lebih tua dari saya , dia gengsi untuk menerima keritik dari anak yang lebih muda, apa dia tidak mengindahkan ajaran sewaktu test mengendara? coba dilihat surat izin mengemudi yang dia punya, orang seperti itu tidak sepantasnya mendapatkan izin bila kelakuannya mencerminkan sikap yang buruk di jalan raya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar